Tidak Punya Tabungan? Ini Kesalahan Cara Mengatur Keuangan Milenial

Kesalahan Cara Mengatur Keuangan Milenial

Memiliki apa yang kita inginkan merupakan dambaan setiap orang dimasa ini, tidak terkecuali generasi millenial. Barang konsumtif yang sangat mudah didapat, akan membuat generasi ini lepas control dan tidak tahu bagaimana cara mengatur keuangan milenial dan generasi dibawah nya.

Kemudahan akses, dan kemudahan pembayaran membuat generasi milenial dimanjakan dengan kehidupan konsumtif. Butuh peran orang dewasa dalam mengontrol sifat konsumtif agar generasi millenial tidak terseret dalam jebakan hutang yang sangat mudah ditawarkan belakangan ini.

Kesalahan Cara Mengatur Keuangan Milenial

Untuk memudahkan mengontrol generasi millenial dalam mengelola keuangan, perhatikan terlebih dahulu beberapa kesalahan-kesalahan yang sering mereka lakukan, diantara kesalahan yang sering dilakukan oleh generasi millenial adalah sebagai berikut :

Tidak Memiliki Planing

Pendidikan keuangan sangat dibutuhkan di usia produktif seperti halnya yang harus diberikan pada generasi millenial. Kebanyakan, kurang sekali adanya edukasi terkait manajemen keuangan yang benar. Banyak sekali anak-anak muda saat ini tengah terjebak dalam hutang paylater yang diadakan oleh marketplace.

Pemerintah mungkin belum memberikan pembatasan kepada marketplace terkait promosi yang super gila, dan hal tersebut tidak terjadi kepada satu dua marketplace saja. Bahkan promosi gila seperti gratis ongkos kirim, diskon sampai super miring, bayar dikemudian hari alias Paylater pun semakin digencarkan oleh marketplace. Nah, perosalannya adalah jebakan untuk generasi muda ini bukan hanya dari marketplace saja melainkan dari berbagai hal yang mereka temui. Jika saja mereka tidak memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan, bisa saja para generasi muda ini akan terus terjebak dalam hutang yang menggunung.

Sehingga, perlu diberikannya edukasi terkait finansial sejak dini. Mulailah dari kalangan Anda, anak-anak Anda, dan keluarga Anda. Bahwa, mulailah untuk memberikan pelajaran keuangan kepada mereka. Jangan sampai Anda berfikir bahwa, mereka masih muda, dan Anda membiarkannya. Justru dikarenakan mereka masih muda, berikanlah edukasi terkait finansial sehingga mereka akan tumbuh menjadi orang yang tidak mudah untuk memanfaatkan paylater atau kartukredit.

Berikanlah pemahaman bahwa belilah sesuatu hal yang urgent atau paling penting untuk dirinya. Setelah itu, belilah keinginannya. Jurus ini sangat simple tapi apakah generasi milenial ini akan mengerti jika tidak mempraktikannya. Buatkanlah skema alur arus keuangan untuk mereka, berikanlah apa manfaat serta prioritas barang yang harus dibeli. Berikan edukasi terkait jebakan finansial baik yang disadari dan tidak disadari.

Tabungan Uang di Bank akan Habis?

Jika Anda menyayangi putra-putri Anda, tentunya Anda tidak ingin memberikan pandangan yang salah kepada mereka. Atau, Anda juga belum tahu bahwa di HSBC memiliki layanan tabungan tanpa biaya yang tidak ada pada layanan bank-bank lain.

Biasanya jika kita menabung di Bank konvensional pada umumnya, setiap bulan ketika kita tidak menabung maka uang yang ada di dalam tabungan kita bukannya bertambah malah akan menyusut. Hal ini, tentu akan menyakitkan untuk kita yang tujuan awal memiliki tabungan adalah memindahkan uang kita dari bawah bantal ke dalam rekening sehinga tidak mudah hilang atau rusak. Namun, uang tersebut jika dibiarkan tanpa dikelola biasanya akan habis di makan oleh biaya admin bank tersebut.

Keuntungan Anda jika menabung di HSBC, uang Anda akan aman dalam jumlah seperti Anda menyimpannya di awal. Anda akan merasa tenang bahwa uang Anda tidak akan berkurang sedikitpun oleh monster bernama “Biaya Admin”.

Bukan sebuah perkara yang biasa saja, karena kita ingin uang kita aman dan tidak berkurang sehingga percayakan saja uang Anda disimpan di HSBC sehingga Anda akan lebih fokus menabung dan berinvestasi di HSBC.

Author: nurani